http://jurnal.bapeltanjambi.id/index.php/agrihumanis/issue/feed AgriHumanis: Journal of Agriculture and Human Resource Development Studies 2020-11-11T10:16:09+07:00 Ahmad Syariful Jamil, M.Si ahmadsyariful@pertanian.go.id Open Journal Systems AgriHumanis: Journal of Agriculture and Human Resource Development Studies http://jurnal.bapeltanjambi.id/index.php/agrihumanis/article/view/66 Analisis Nilai Tambah Produk Olahan Kakao Pada CV Wahyu Putra Mandiri, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur 2020-11-06T17:14:34+07:00 Abel Gandhy abel.gandhy@surya.ac.id Yahuda Dipo Prabowo yahuda@gmail.com Venty Fitriany Nurunisa Venty@gmail.com <p>Kakao merupakan komoditas ekspor Indonesia yang strategis menghasilkan devisa, namun tidak dapat dipungkiri Indonesia juga masih terhambat industrinya sehingga mengimpor kakao dalam produk jadi. Industri kakao didominasi pengelola asing sedangkan industri lokal belum berkembang secara luas, maka upaya dilakukan pada pengembangan agroindustri bernilai yang dapat dinikmati industri lokal. Melalui kebijakan agroindustri berbasis domestik, pemerintah mendukung pengembangan hilirisasi industri kakao salah satunya pendirian CV Wahyu Putra Mandiri di Trenggalek pada tahun 2015 dan mampu menghasilkan pasta, lemak, bubuk, dan permen cokelat. Nilai tambah sebagai nilai yang tercipta dari berbagai tahap dan pelaku rantai nilai yang berkontribusi dalam penambahan nilai produk. Penelitian bertujuan untuk melihat nilai tambah untuk setiap produk cokelat yang diolah perusahaan. Dengan menggunakan analisis metode Hayami, didapat bahwa nilai tambah terbesar pada produk jadi adalah produk cokelat batang dengan nilai tambah sebesar sebesar Rp 101.446,71/kg.</p> 2020-10-26T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2020 Abel Gandhy, Yahuda Dipo Prabowo, Venty Fitriany Nurunisa http://jurnal.bapeltanjambi.id/index.php/agrihumanis/article/view/65 Klasifikasi dan Rekomendasi Aspek Kelembagaan Pusat Pelatihan Pertanian Perdesaan Swadaya (P4S) di Provinsi Kalimantan Selatan 2020-11-06T17:14:59+07:00 Retno Hermawan retnohermawan16@gmail.com <p>This research is an evaluation research on P4S ability class. P4S capability classes are rated through 5 components; (a) Learning Infrastructure, (b) Institutional, (c) Organizing Training / Commerce, (d) Manpower, and (e) Agribusiness Business Development. The purpose of this paper is to know P4S institutional ability classes, and provide recommendations for improving aspects of P4S ability classes. Purposive sampling method with descriptive data analysis. When the study was conducted from March 6 to May 15, 2020. The results showed that there were 5 Beginner Classes, 13 Associate Classes and 2 Main Classes. P4S South Kalimantan region needs to be improved in aspects a) Institutional, related to the job description of management and AD ART, b) Organizing Training / Apprenticeship, training material has not been physically proven and low frequency &amp; intensity of organizing training / apprenticeship, c) Agribusiness Business Development, it is necessary to foster increased agricultural production in order to be able to export, increase business networks with entrepreneurs and increase training networks so that they can work together with educational institutions and other stakeholders.</p> 2020-10-26T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2020 Retno Hermawan Hermawan http://jurnal.bapeltanjambi.id/index.php/agrihumanis/article/view/68 Perubahan Mutu Buah Mangga Arumanis Selama Penyimpanan Dingin 2020-11-11T10:12:11+07:00 Yunisa Tri Suci yunisatrisuci@gmail.com <p><em>Penyimpanan pada suhu rendah merupakan salah satu penanganan yang diupayakan untuk menjaga kualitas mangga agar sesuai dengan keinginan dan permintaan pasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa perubahan mutu buah mangga arumanis selama penyimpanan dingin. Buah mangga Arumanis dengan umur panen 75 HSBM dan 90 HSBM disimpan pada suhu 8 <sup>O</sup>C dan 13 <sup>O</sup>C selama 22 hari dengan pengambilan data 2 hari sekali. Indikator mutu yang diukur perubahannya adalah TPT, total asam, rasio gula asam, susut bobot, dan kekerasan. &nbsp;Hasil penelitian menunjukkan terjadi kenaikan TPT dan susut bobot, kekerasan menurun dan total asam mengalami penurunan yang fluktuatif, sedangkan rasio gula asam cenderung meningkat. Terjadinya perubahan indikator mutu mangga Arumanis selama penyimpanan diharapkan dapat menjadi dasar untuk penanganan buah mangga Arumanis selama peyimpanan dingin agar memperpanjang umur simpan dan mempertahankan mutunya selama penyimpanan.</em></p> 2020-10-26T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2020 Yunisa Tri Suci http://jurnal.bapeltanjambi.id/index.php/agrihumanis/article/view/72 Keuntungan dan Kelayakan Usahatani Jagung Hibrida dengan Penerapan Rekomendasi Teknologi Sistem Informasi Tanam Terpadu 2020-11-06T17:16:02+07:00 Yahumri alhanan.mk2017@gmail.com Alfayanti alfayanti@gmail.com Taufik Hidayat taufik@gmai.com Darkam darkam.musaddad@gmail.com <p><em>Integrated Planting Calendar Information System (SI KATAM Integrated) is one of the technological innovations produced by the Agency for Agricultural Research and Development. Application of technology to hybrid corn plants is one way to increase productivity. The technological feasibility of all requirements of &nbsp;technology to be adopted by farmers. This study aims to: 1) calculate the benefits of hybrid corn farming with application of technological recommendations on the Integrated KATAM SI KM 2017 and, 2) analyze the feasibility of hybrid corn farming using technology on the SI Integrated KATAM MK 2017. The research was conducted in July-August 2017 in 11 lands cooperative farmers covering&nbsp; of ​​4 hectare areas in Kelurahan Kemumu, Arma Jaya District, North Bengkulu Regency. The data used to achieve the goal is primary data consisting of farm data collected in agricultural records storage. The technology applied implements Integrated KATAM SI using Bima 19 URI and Bima 20 URI varieties. Farm profit is calculated using profit analysis while farm feasibility is assessed by the R/C ratio and B/C ratio. The results showed that the farming of Bima 19 URI varieties gave a higher profit compared to Bima 20 URI with the full value of Rp. 13,312,862/MT/ha and &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;Rp. 8,560,862 /MT/ha. Using hybrid corn with the recommended application on SI KATAM Integrated MK 2017, the economic ratio of R/C ratio &gt;1 and farming economy is feasible to be developed with a B/C ratio of &gt;0.</em></p> 2020-10-27T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2020 Yahumri http://jurnal.bapeltanjambi.id/index.php/agrihumanis/article/view/71 Analisis Kelayakan Finansial Selada Keriting dengan Sistem Hidroponik (Studi Kasus PT Cifa Indonesia) 2020-11-06T17:34:44+07:00 Doni Sahat Tua Manalu manaludoni@gmail.com Lavyina Br Bangun lavyina@gmail.com <p>Diversifikasi produksi pertanian sebagai salah satu cara untuk meningkatkan perekonomian pertanian, salah satu caranya melalui penganekaragaman produksi komoditas pertanian. Selada keriting dan Seledri merupakan suatu komoditi sayuran yang memiliki prospek dan nilai komersial yang cukup baik, untuk menganalisis peningkatan pendapatan dan kelayakan usaha selada keriting dan seledri hidroponik dilakukan dengan menganalisis data-data yang didapat secara praktek kerja lapangan di Pt. Cifa Indonesia Kabupaten Bogor yang dilaksanakan pada bulan Februari sampai April 2020 untuk mengumpulkan data primer yang meliputi pengamatan, kuisioner , dan wawancara <strong>&nbsp;</strong>serta pengumpulan data sekunder meliputi data pembiayaan usahatani dan data-data yang berhubungan dengan perusahaan, bertujuan untuk menganalisis peningkatan pendapatan dan kelayakan usaha pada strategi diversifikasi selada keriting dan seledri hidroponik. Analisis data dilakukan menggunakan alat analisis : BEP, B/C Ratio, R/C Ratio, ROI, PBP, IRR, NPV. Total Net Margin yang didapat dari diversifikasi selada keriting dan seledri selama satu tahun adalah Rp55.478.135 dengan nilai <em>Net Benefit Cost&nbsp; </em>4,4<em>, </em>nilai<em> Net Revenue Cost </em>2,4 <em>, </em>nilai <em>&nbsp;Return Of Investement </em>12%<em>, </em>nilai <em>Pay Back Periode </em>5,5 bulan<em>, </em>nilai<em> Internal Rate Return </em>55%<em>, </em>dan nilai <em>Net Present Value </em>Rp601.561.199 selama 7 tahun, ini menunjukan bahwa usaha diversifikasi ini layak dikembangkan. Analisis SWOT yang&nbsp; menyatakan usaha diversifikasi produk ini layak dikembangkan, ini ditunjukan berdasarkan strategi <em>strength-opportunities</em> yaitu kekuatan dengan memanfaatkan peluang dengan memaksimalkan hasil produksi selada keriting dan seledri hidroponik yang sesuai dengan permintaan konsumen dan tren pasar sehingga tercipta loyalitas konsumen baik terhadap produk maupun perusahaan.</p> 2020-10-31T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2020 Doni Sahat Tua Manalu, Lavyina Br Bangun http://jurnal.bapeltanjambi.id/index.php/agrihumanis/article/view/70 Serangga Vektor dan Intensitas Penyakit Virus pada Tanaman Cabai Merah 2020-11-01T16:41:00+07:00 Lisa Marianah inga_bkl@yahoo.com <p><em>Kehilangan hasil yang disebabkan serangan hama dan penyakit berkisar antara 12-65%. Penyakit utama yang sering menimbulkan kerugian pada usahatani cabai adalah penyakit yang disebabkan oleh golongan virus. Penyakit yang disebabkan oleh virus hanya dapat disebarkan melalui bahan tanam dan serangga vektor. Kajiwidya ini bertujuan untuk mengetahui jenis serangga yang menyebarkan penyakit yang disebabkan oleh virus pada tanaman cabai. Tanaman cabai merah varietas lokal ditanam dengan sistem bedengan&nbsp; menggunakan mulsa plastik perak. Pemupukan tanaman menggunakan pupuk kandang diaplikasikan pada saat pengolahan lahan, dan pupuk susulan NPK yang diaplikasikan setelah penanaman. Penetapan sampel tanaman diambil secara diagonal dengan lima titik pengamatan, masing-masing titik diambil 5 sampel tanaman secara acak. Pengamatan dimulai saat tanaman cabai berumur 25 hst dengan interval 1 (satu) kali seminggu pada pagi hari. Parameter yang diamati adalah Gejala penyakit, Intensitas penyakit, Jenis dan jumlah serangga vektor, serta Jenis dan jumlah musuh alami. H</em><em>asil pengamatan ditemukan 3 gejala penyakit yang berbeda dengan intensitas serangan 65,71% (dinyatakan sebagai serangan berat). </em><em>Ditemukan 3 jenis serangga vektor yaitu kutu kebul, Trips dan Aphids. dimana terjadi peningkatan intensitas serangan seiring meningkatnya populasi serangga vektor tersebut. </em></p> 2020-10-31T20:00:48+07:00 Copyright (c) 2020 lisa marianah http://jurnal.bapeltanjambi.id/index.php/agrihumanis/article/view/76 Kelayakan Finansial Usaha Budidaya Lebah Madu di KPHL Rinjani Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat 2020-11-11T10:16:09+07:00 Ni Made Wirastika Sari wirastikasari@unram.ac.id Ngakan Agus Trisantika trisantika@gmail.com Andi Iva Mundiyah mundiyah@gmail.com Dudi Septiadi septiadi@gmail.com <p>Non-timber forest products (NTFPs) is a forest resource that has an important role for the welfare of the communities around the forests, particularly in protected forest areas.&nbsp;Honey is one of NTFPs that have long been used in West Nusa Tenggara province.&nbsp;Increased national honey production is needed to be able to meet the high demand of honey in Indonesia. One of the way to increase production of honey is by doing beekeeping.&nbsp;This study aims to obtain information about the financial feasibility in Protected Forest Management Unit (KPHL) West Rinjani.&nbsp; Sample collection has been done by using&nbsp;purposive sampling&nbsp;method with consideration of the number of holdings stup/the most bee colonies.&nbsp;Research analysis has been done by using a combination of quantitative-qualitative method.&nbsp;Financial analysis conducted to determine the feasibility of beekeeping using investment criteria NPV, BCR and IRR in KPHL Rinjani Barat.The result show that the cultivation of honey bee&nbsp;Apis cerana&nbsp;types in Resort Malimbu feasible with NPV = Rp.&nbsp;104 229 381 - Rp.1.036.687.824 / 10 years;&nbsp;BCR = 2.85 to 5.79;&nbsp;IRR = 40.92% - 42.34%.&nbsp;Enterprises beekeeping types of&nbsp;<em>Trigona sp</em>&nbsp;in Resort Malimbu also feasible with NPV = Rp.&nbsp;45,491,153 - Rp.&nbsp;92,973,767 / 10 years;BCR = 1.21 to 1.34;&nbsp;IRR = 23.52% - 27.91%.</p> 2020-10-31T20:08:22+07:00 Copyright (c) 2020 Ni Made Wirastika Sari http://jurnal.bapeltanjambi.id/index.php/agrihumanis/article/view/78 Kombinasi dan Aktivasi Ulang Batu Zeolit sebagai Media Tanam Pertumbuhan Tanaman Bayam (Amaranthus Sp) 2020-11-06T17:33:24+07:00 Alyaa Nabiila greenseaturtle.c.mydas@gmail.com Wiwin Kurniasih wiwin.kurniasih18@gmail.com Aghy Khoirunnisa aghykhoirunnisa04@gmail.com Rinaldi Rizal Putra rinaldi.rizalputra@unsil.ac.id <p style="text-align: justify;">Saat ini lahan pertanian produktif semakin sempit mengakibatkan kuantitas tanah semakin berkurang, sehingga perlu adanya solusi yang mampu menggantikan atau meminimalisasi keperluan media tanam selain tanah, salah satunya adalah batu zeolit. Penggunaan batu zeolit yang diperoleh dari alam secara berkelanjutan akan mengakibatkan eksploitasi sehingga solusi yang ditawarkan adalah proses aktivasi ulang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kombinasi dan aktivasi ulang batu zeolit sebagai media tanam dalam pertumbuhan tanaman bayam (<em>Amaranthus sp</em>). Penelitian dilakukan di <em>Green House</em> Jurusan Pendidikan Biologi, Universitas Siliwangi, pada bulan Juli sampai September 2018. Metode penelitian yang digunakan adalah metode <em>true experimental</em> dengan 11 perlakuan dan satu kali ulangan. Media tanam batu zeolit diaktivasi secara fisika-kimia. Tanaman bayam yang berumur 2 minggu ditumbuhkan pada berbagai media perlakuan antara lain: kombinasi tanah dan batu zeolit dengan proses aktivasi ulang dan aktivasi baru dengan rasio perbandingan 10%:90%, 20%:80%, 30%:70%, 40%:60%, 50%:50% dan kontrol. Parameter pertumbuhan yang diukur berupa jumlah daun, luas daun, berat basah, tinggi batang, dan kemunculan bunga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi aktivasi ulang 40%;60% (Dl) memberikan pengaruh lebih baik terhadap peningkatan jumlah daun sebanyak 3 helai, luas daun 71,5 cm dan berat basah sebesar 18,73 gram.</p> 2020-10-31T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2020 Alyaa Nabiila, Wiwin Kurniasih, Aghy Khoirunnisa, Rinaldi Rizal Putra